Kandungan Zat Gizi Air Susu Ibu

ASI (Air Susu Ibu) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan kelenjar, laktosa dan garam-garam anorganik yang sekresinya dipengaruhi oleh sang bayi.

ASI terbagi menjadi beberapa stadium yaitu: ASI stadium kolostrum. Kolostrum merupakan cairan yang pertama dikeluarkan atau disekresi oleh kelenjar payudara pada 4 hari pertama setelah persalinan. ASI Stadium peralihan. ASI ini diproduksi pada hari kelima sampai hari kesepuluh. ASI Stadium matur.  ASI yang disekresi pada hari kesepuluh sampai seterusnya. ASI matur merupakan nutrisi bayi yang terus berubah disesuaikan dengan perkembangan bayi sampai 6 bulan. Setelah 6 bulan bayi dikenalkan dengan makanan pendamping selain ASI.

Pengertian ASI Eksklusif menurut World Health Organization (WHO) adalah air susu ibu yang diberikan pada enam bulan pertama bayi baru lahir tanpa adanya makanan pendamping lain. WHO juga melaporkan bahwa pemberian ASI pada bayi hingga usia enam bulan dapat mencegah kematian bayi.

Menyusui sejak dini mempunyai dampak yang positif baik bagi ibu maupun bayinya. Manfaat memberikan ASI bagi ibu tidak hanya menjalin kasih sayang, tetapi dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, menunda kehamilan, mengurangi risiko terkena kanker payudara, dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi ibu. pemberian ASI dapat membentuk perkembangan emosional karena dalam dekapan ibu selama disusui, bayi bersentuhan langsung dengan ibu sehingga mendapatkan kehangatan, kasih sayang dan rasa aman.

Beberapa kandungan yang terdapat dalam ASI yaitu :

  1. Protein pada ASI umumnya terdiri dari protein whey sebanyak 60 persen dan kasein 40 persen. Sementara itu, jika protein dalam susu formula lebih banyak mengandung kasein, maka akan lebih susah untuk dicerna. Kedua kadar tersebut perlu diseimbangkan agar dapat diserap tubuh lebih mudah dan memiliki kandungan perlindungan terhadap infeksi. Secara spesifik, protein tersebut terdiri dari:
  2. Sekretorik IgA, IgG, dan IgM yang berperan melindungi tubuh dari bakteri dan virus serta mencegah alergi.
  3. Lysozim adalah enzim yang melindungi tubuh dari Salmonella dan E.Coli.
  4. Laktoferin yang menghambat perkembangan bakteri yang bergantung pada zat besi pada saluran pencernaan.
  5. Faktor bifidus yang mendukung perkembangan laktobasilus yang melindungi tubuh dari bakteri berbahaya.
  6. Lemak adalah bahan yang penting untuk mendukung proses penyerapan vitamin, dan sumber utama kalori. Lemak juga yang berperang mendukung perkembangan otak, sistem saraf, serta retina.
  7. Vitamin A, D, E, K, C, niasin, riboflavin yang penting untuk kesehatan bayi.
  8. Karbohidrat berupa laktosa yang membantu mengurangi kadar bakteri buruk pada perut. Nutrisi ini juga membantu penyerapan magnesium, fosfor, dan kalsium.

ASI mengandung laktosa (gula) sebagai karbohidrat utama yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan otak. Fungsi utama laktosa adalah mempertinggi absorbsi  kalsium dan sumber energi.  Bila dilihat dari kompisisi ASI kolostrum mengandung laktosa 5,5 g%, kemudian ASI transisi mengandung laktosa 6,4 g% dan ASI matur mengandimg laktosa 7,0-7,8 g%. Salah satu produk laktosa adalah galaktosa yang merupakan makanan vital bagi jaringan otak yang sedang tumbuh. fungsi galaktosa adalah merupakan nutrisi utama otak dan jaringan syaraf.

Laktosa meningkatkan penyerapan kalsium yang sangat penting imtuk pertumbuhan tulang. Laktosa juga meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik, yaitu Lactobacillus bifidus. Laktosa oleh fermentasi akan diubah menjadi asam laktat yang memberikan suasana asam di dalam usus bayi sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya

ASI juga mengandung protein khusus yang dirancang untuk pertumbuhan bayi. Protein sendiri merupakan salah satu unsur metabolisma pembentukan jaringan dan sebagai pelindung dari penyerbuan mikroorganisme yang merugikan. Protein ASI juga sangat cocok bagi pencernaan bayi. Dilihat dari jumlah g % dan tingkat kematuran ASI maka protein ASI kolostrum adalah 4,1 g%, protein ASI transisi 1,6 gr% dan protein ASI matur adalah 1,2 g%.

Sumber :

 Jurnal Penelitian Politeknik Kesehatan Surakakarta

http://www.depkes.go.id/article/view/1450/banyak-sekali-manfaat-asi-bagi-bayi-dan-ibu–.html

https://www.alodokter.com/keajaiban-kandungan-asi-melindungi-bayi-dari-penyakit Alodokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *