GIZI PEDULI INDONESIA 2016

gizi-peduli-indonesia

ILMAGI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia) merupakan organisasi nasional yang menghimpun mahasiswa gizi di seluruh Indonesia. Ada 24 universitas yang bergabung atau menjadi anggota dari ILMAGI. ILMAGI memiliki kegiatan-kegiatan nasional yang tiap tahunnya diselenggarakan, salah satunya adalah GPI (Gizi Peduli Indonesia), GPI tahun 2016 diselenggarakan di Desa Ujung Bulu Kec. Rumbia Kab. Jeneponto Sul-Sel dengan tema “Kolaborasi Masyarakan dan Lingkungan dalam Pemanfaatan Pangan Lokal Menuju Anak Indonesia Tanpa Stunting”, yang dimana Forum Mahasiswa Gizi (FORMAZI) FKM Unhas menjadi panitia penyelenggara.

       GPI yang diadakan dari tanggal 7-9 Oktober 2016 terlaksana berkat kerja sama dengan Community Development Yayasan Hadji Kalla. Dari 24 universitas yang bergabung di ILMAGI ada 12 universitas di Indonesia yang mengirimkan delegasi untuk mengikuti kegiatan GPI ini, diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Darussalam Gontor, Stikes Borneo, Universitas Dr. Hamka, Universitas  Kristen Satya Wacana, Stikes Binawan, Stikes Surabaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin tentunya.

       Kegiatan-kegiatan GPI 2016, antara lain:

  1. Penyuluhan
  • Penyuluhan di Sekolah Dasar

    Penyuluhan gizi seimbang dan praktek hidup bersih dan sehat diselenggarakan di empat SD diantaranya SD No. 72 Kambutta Toa, SDN No. 245 Biring Romang, SDN No. 45a, dan SD Inpres Balewang. Penyuluhan ini sangat disambut baik oleh pihak sekolah, baik kepala sekolah, guru-guru maupun siswanya. Setiap sekolah yang kami kunjungi ada sekitar 30-50 siswa yang mengikuti penyuluhan yang kami lakukan, teman-teman delegasi dan panitia GPI yang bertugas memberikan penyuluhan di sekolah dasar, menghitung IMT serta melakukan demo praktek cuci tangan yang bersih dan benar sesuai pedoman PHBS. Penyuluhan kita lakukan ke sekolah dasar karna kita ingin menanamkan dari dini bahwa gizi itu penting dan harus dibiasakan, begitupun perilaku hidup bersih dan sehat.

  • Penyuluhan di Masyarakat Umum

    Penyuluhan umum yang kami lakukan yaitu gizi seimbang, pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, demo pembuatan PMT dan MP-ASI menggunakan pangan lokal. Penyuluhan ini berlangsung di halaman rumah Pak Desa Ujung Bulu dan masyarakat yang mengikuti penyuluhan ini ± 100 orang dan mayoritas ibu-ibu. Penyuluhan ini dibuka oleh Kepala Puskesmas Tompobulu dan dilanjutkan sambutan-sambutan dari Kepala Desa Ujung Bulu Kec. Rumbia Kab. Jeneponto, Ketua FORMAZI FKM Unhas dan Sekjend ILMAGI. Teman-teman delegasi berkolaborasi satu sama lain dalam menyampaikan  penyuluhan ini.

  1. Siaga Bencana Gizi

      Siaga Bencana Gizi (SiGi) merupakan program kerja dari ILMAGI yang penyelenggaraannya selalu diikutkan pada kegiatan GPI. SiGi ini diperuntukkan untuk mahasiswa gizi agar pengetahuan akan peran orang gizi ketika ada bencana apa saja dan apa yang harus dipersiapakan bertambah. Peserta SiGi ada 38 orang dari 12 universitas yang mengirimkan delegasi. SiGi dibagi menjadi dua bagian, pertama SiGi teori yaitu pemberian materi tentang peran dan apa saja yang dipersiapakan ketika ada bencana dan kedua SiGi simulasi yaitu SiGi teori yang telah didapatkan sebelumnya kita simulasikan. Simulasi yang dilakukan adalah 38 orang dibagi menjadi 3 kelompok  yaitu korban, ahli gizi, dan tim masak. Pada simulasi ini ahli gizi berperan memeriksa kedaan korban dan membuat resep  dari hasil surveilans korban, yang kemudian resep tersebut diberikan kepada tim masak untuk membuatkan si korban menu makanan yang sesuai kebutuhannya dengan merujuk hasil surveilans.

  1. Pemeriksaan Kesehatan

      Pemeriksaan Kesehatan dilakukan di halaman rumahKepala Desa dan dihadiri ± 50 orang. Petugas puskesmas Tompobulu ikut membantu pemeriksaan kesehatan, kolaborasi delegasi dan petugas puskesmas sangat baik dalam pengukuran IMT yng ditinjau dari BB dan TB, tekanan darah, golongan darah, hemoglobin, serta konsultasi gizi.  Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat agar dapat mengetahui status kesehatannya sehingga mereka akan lebih memperhatikan kesehatannya. Pemeriksaan kesehatan ini merupakan suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh petugas kesehatan termasuk di dalamnya ahli gizi demi meningkatkan status kesehatan masyarakat tersebut.

     Gizi Peduli Indonesia merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa gizi seluruh indonesia untuk mewujudkan salah satu dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dimana di dalam gizi peduli indonesia ini seluruh mahasiswa gizi dapat berkumpul, berkolaborasi dalam satu tempat dan sama-sama bekerja memberikan pelayanan serta mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan di bangku perkuliahan kepada masyarakat. Diharapkan dari kegiatan gizi peduli indonesia ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terutama yaitu masyarakat dapat menyadari bahwa gizi yang baik adalah salah satu faktor utama untuk mewujudkan suatu bangsa yang sehat dan berprestasi.

#Spirit….FORMAZI Berkreasi

#ILMAGI….Change For Better

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *